Aremania Mortan Ongisiras
Rabu, 18 Juni 2014
Senin, 31 Desember 2012
Senin, 02 Juli 2012
Sejarah Mortan
Wong-wong podo ngomong reboisasi itu sangatlah penting bagi sepakbola morotanjek, contohnya d RT 2 ini. Spetak lahan milik Cak Osop yang sukses direboisasi dengan sistem tempat yang strategis, karena lokasi berdekatan dengan sungai. Menurut buku Tatang suOsop, lapangan ini babat alas pada tahun 1945 pada saat belanda menduduki kampung Morotanjek, saat pembangunan rel kereta api dan para pekerja rodi berisitirahat di lahan ini.
Kemudian pada tahun 1960 seorang pemuda bernama Osop dilahirkan di kampung ini. Pada saat itulah dia menerima warisan dari orang tuanya yang berdarah Belanda-Demak dan saat itu dia memegang barongan tersebut seluas 100 hektar, dan pada saat itulah cak Osop menanam 5 bilik bambu yang berbeda jenis yaitu : Petung, Apus, Jowo, Ori, Cina. Semenjak di tanamnya bambu tersebut dan berkembangbiak meluas dan menjadi hutan bambu terbesar di kota Malang, sehingga pada saat itu juga terbentuk dengan sendirinya karena faktor alam.
Pada tahun 1987 terbentuknya arema pemuda di kampung ini terinspirasi dg permainan sepakbola
yang merajalela membahana gelora batin pemuda....
dan pemuda di kampung ini akhirxa mebentuk tim sepak bola yg bernama MORTAN PUTRA FC.
satu tahun kemudian tim ini menjadi tim yg disegani di desa ini, tim ini pun ikut serta dalam turnamen2 bergengsi di kabupaten maupun kota madya, tim ini pun berhasil menyambet gelar trheebel winer pada tahun 1988, yaitu mejuarahi; piala pasuruan, liga bang yono, dan piala bang lurah. 20 tahun silam tim ini sempat redup karena adanya krisis ekonomi akibat gagal panen pada masa paceklik, di erah pemanasan GLOBAL, dan pada tahun 2008 di bentuklah kembali tim MORTAN PUTRA FC, yang di komando i oleh 5 anak pemudah,yaitu Arok, Togar, Liant, Sokrem, Kasbul. dan di ikuti oleh 3 anak lainxa yaitu Upik, Gempol, Kiplik. dan dalam selang seminggu akhirnya ada 15 anak yang bergabung dengan tim ini, yaitu dari RT 1,2,3. yang bersatu menjadi tim yang kokoh, dan sangat di takuti oleh tim-tim lain. dalam 3 tahun tersebut tim MORTAN PUTRA FC, berhasil menyabet 5 gelar, yaitu Piala purwoasri 3 thun berturut, liga bang lurah pd th 2009, dan juara liga super purwoasri pada tahun 2010, dan di erah itulah masa-masa kejayaan yang sempat hilang 20 th lalu bangkit kembali bagaikan matahari yang terbit di lubuk barat, dan sempat di udang di beberapa televisi suwasta di kota malang, sebut saja Malang TV, acara tersebut ber tema "ANAK DESA PUNYA POTENSI'', Acara tersebut adalah suatu kehormatan bagi kami, karena acara tersebut secara tidak langsung telah meng export bakat alami kami, sehingga beberapa dari pemain tim ini berhasil melirik hati pelatih tim-tim besar di kotamadya, tak luput dari tim, kami pun jg punya stadion kebanggaan yaitu STADION BARONGAN , yang ber kepemilikan atas nama Bang Osop(red)
Langganan:
Komentar (Atom)







